Uni Eropa Pangkas Dana Aksesi Turki di 2018

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

Pemerintah Jerman telah memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Turki karena mereka berisiko ditangkap dengan sewenang-wenang.

"Kami telah mengirim pesan yang jelas bahwa uang yang diberikan Uni Eropa tidak dapat datang tanpa ikatan," kata Angota Parlemen Eropa, Siegfried Muresan dari Romania, pelapor utama untuk anggaran tersebut, mengutip AFP, Minggu (19/11/2017).

Eropa telah menjanjikan 4,45 miliar euro untuk belanja pra-aksesi untuk Turki dari tahun 2014 sampai 2020, namun hanya 360 juta euro yang telah dialokasikan sejauh ini.

Permohonan Ankara untuk bergabung dengan Uni Eropa secara efektif membeku, karena beberapa pemimpin Eropa mengkritik keras upaya penggulingan Presiden Recep Tayyip Erdogan tahun lalu.

Secara keseluruhan, anggaran dan belanja Uni Eropa di 2018 sebesar 160 miliar euro untuk program yang sudah disiapkan atau yang sedang berjalan, naik sekitar 1,3% dari tahun ini. Sementara, di tahun ini kucuran dana yang dikeluarkan mencapai 145 miliar eruo, atau naik sebesar 7,8% dibanding di 2016.

Namun, perjanjian tersebut masih perlu diadopsi secara formal oleh Dewan Uni Eropa, mewakili negara-negara anggota, dan Parlemen Eropa.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal