Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kekhawatiran Investor soal Suku Bunga The Fed

Anggie Ariesta
Bursa Saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (1/11/2022) waktu setempat, didorong spekulasi investor terkait suku bunga The Fed. (Foto: Istimewa)

Indeks STOXX 600 pan-Eropa naik 0,58 persen dan indeks saham MSCI di seluruh dunia naik 0,19 persen.

Raksasa energi Inggris, BP melaporkan laba kuartal ketiga sebesar 8,15 miliar dolar AS, lebih dari dua kali lipat pendapatannya pada periode yang sama tahun lalu. Begitu juga Shell, Exxon Mobil dan TotalEnergies juga melaporkan keuntungan besar minggu lalu.

Hasil pada catatan 10-tahun turun 2,7 basis poin menjadi 4,05 persen, sedangkan hasil dua tahun, yang biasanya bergerak sesuai dengan ekspektasi suku bunga, naik 4,4 basis poin menjadi 4,5447 persen.

Di komoditas, minyak mencatatkan penurunan dari sesi sebelumnya di tengah optimisme bahwa China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, dapat dibuka kembali dari pembatasan ketat Covid-19. 

Minyak mentah berjangka AS menetap di 88,37 dolar AS per barel, naik 1,84 dolar AS atau 2,13 persen. Sementara minyak mentah berjangka Brent menetap di 94,65 dolar AS, naik 1,84 dolar AS atau 1,98 persen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
27 hari lalu

BI Ungkap Guyuran Dana Rp200 Triliun Belum Mampu Turunkan Bunga Kredit

Keuangan
1 bulan lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga 4,75 Persen pada Akhir Tahun

Makro
1 bulan lalu

BI Dinilai Perlu Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Nasional
2 bulan lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Berikut Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal