Wall Street Ditutup Menguat Didorong Data Inflasi AS

Anggie Ariesta
Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat pada, Rabu (12/7/2023) waktu setempat, dipimpin kenaikan lebih dari 1 persen di Nasdaq. (Foto: Istimewa)

Investor telah mempertimbangkan berapa lama lagi The Fed akan menaikkan suku bunga untuk mengekang inflasi.

Indeks Volatilitas Cboe, pengukur ketakutan Wall Street, mereda. Laporan Departemen Tenaga Kerja juga menunjukkan kenaikan bulanan terkecil dalam harga dasar konsumen sejak Agustus 2021.

Indeks bank S&P 500 naik 0,6 persen, menunggu laporan keuangan dari JPMorgan Chase dan bank-bank besar AS lainnya yang akan dirilis pada hari Jumat, secara tidak resmi memulai laporan pendapatan kuartal kedua.

Pembuat chip AS Broadcom mendapatkan persetujuan antimonopoli Uni Eropa untuk mengakuisisi perusahaan cloud VMware senilai 61 miliar dolar AS setelah menawarkan solusi untuk membantu saingan Marvell Technology. Saham VMware naik 2,8 persen, sementara Broadcom naik 0,9 persen, dan Marvel naik 1,2 persen.

Saham Nvidia menguat 3,5 persen setelah salah satu sumber menyampaikan perancang chip milik SoftBank Arm Ltd sedang dalam pembicaraan untuk membawa Nvidia sebagai investor jangkar untuk terdaftar di NYSE pada bulan September.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

14 jam lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

16 jam lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

20 jam lalu

Data Terbaru: 81 Pesawat Militer AS Hancur dan Rusak Selama Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal