Wall Street Ditutup Mixed Didorong Reli Saham Perbankan

Anggie Ariesta
Bursa saham AS atau Wall Street ditutup mixed pada perdagangan Kamis (29/6/2023) waktu setempat. (Foto: Reuters)

Penguatan ekonomi memicu The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama atau tidak, di mana Ketua The Fed Jerome Powell belum lama ini menyampaikan rencana kenaikan suku bunga.

Pelaku pasar memperkirakan kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 5,25 persen-5,50 persen pada Juli mendatang. 

Nasdaq yang diisi banyak perusahaan teknologi masih berada di jalur kenaikan lebih dari 29 persen pada paruh pertama tahun ini atau penguatan terbesar dalam 40 tahun. 

Di bursa AS, tercatat sebanyak 9,65 miliar saham berpindah tangan dibandingkan dengan rata-rata pergerakan 11,34 miliar selama 20 sesi terakhir.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal