1 Tahun Program Kartu Prakerja, Jumlah Pendaftar Tembus 55,6 Juta Orang

Rina Anggraeni
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Kemenko Perekonomian).

JAKARTA, iNews.id - Program kartu prakerja sudah dibuka hingga gelombang ke-14. Sejak gelombang pertama dan ke-14 ini, sebanyak 55,6 juta peserta telah mendaftarkan diri di program tersebut.

"Program ini tepat satu tahun dengan ditandai pada pembukaannya 17 Maret 2020 dan hari ini 17 Maret 2021. Hingga gelombang 14 ini  pendaftarnya 55,6 juta dari 514 kota di 34 provinsi dari Sabang sampai  Merauke," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam video virtual, Rabu (17/3/2021).

Dia menuturkan, peserta kartu prakerja mayoritas kaum difabel, hingga berpendidikan sekolah dasar (SD) ke bawah. Selanjutnya, mantan pekerja migran Indonesia, berasal dari kabupaten tertinggal, perempuan dan peserta yang belum terinklusi secara keuangan.

"Banyak yang mendaftar belum pernah ikut kursus," ujarnya.

Dia menambahkan, program kartu prakerja sangat membantu peserta untuk memperoleh pekerjaan ataupun menjadi wirausaha. Hal ini terlihat dari evaluasi Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja. 

"Sebanyak 35 persen penerima awalnya menganggur,” tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

57 tahun lalu

DPR Soroti Kasus Perempuan Disekap Pacar 3 Tahun di Bandung: Hukum Pelaku Secepatnya!

57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal