Angkutan Logistik Minta Tarif Tol Turun, Ini Komentar Jasa Marga

Isna Rifka Sri Rahayu
Jasa Marga tidak bisa sembarangan menurunkan tarif tol. (Foto: Istimewa)

Kendati demikian, pelaku angkutan logistik seharusnya tidak mempermasalahkan besaran tarif tol saat ini. Pasalnya, meski tarif agak mahal namun waktu yang dibutuhkan untuk ke tempat tujuan bisa lebih cepat ketimbang melalui jalan arteri.

Sebagai angkutan logistik tentu kecepatan waktu tempuh akan membantu percepatan produktivitas. Sebab, semakin cepat waktu perjalanan maka barang yang diangkut akan semakin banyak sehingga seharusnya tarif ini tidak membuat rugi.

"Seharusnya secara productivity itu mungkin dia bayar tarif tapi kalau dapat revenue dua kali lipat karena bisa bolak balik lebih cepat harusnya bisa di-balancing cost-nya," ucapnya.

"Jangan dipikirin reduce cost terus tapi how to increase the revenue and then net income-nya naik. Saya liatnya dengan time travel yang lebih cepat harusnya dia bisa dorong produktivitas di revenue stream-nya sehingga secara return tetap untung," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Libur Panjang Imlek, 800 Ribu Lebih Kendaraan Lintasi Tol Regional Nusantara

Megapolitan
7 hari lalu

Libur Imlek 2026, Jumlah Kendaraan Arah Puncak Bogor Naik 33 Persen

Nasional
7 hari lalu

Long Weekend Imlek, 537.181 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Nasional
9 hari lalu

378.935 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek di Libur Panjang Imlek, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal