Antisipasi Antrean Pemudik di Tol, Kuota Uang Elektronik Ditambah

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Arie mengingatkan para pemudik untuk mengisi ulang saldo uang elektroniknya dari jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Sebab, dikhawatirkan karena bayaknya permintaan pengisian dapat membuat ketersediaan saldo isi ulang tidak mencukupi.

"Kami sarankan top up jauh-jauh hari dari sebelum hari mudik karena kami takut walupun kita akan berkoordinasi dengan BI, cukup kesulitan dalam top up," tuturnya.

"Mau ingatkan juga, kita kan sekarang sudah hampir 100 persen pakai uang nontunai, cashless dan itu sangat membantu. Namun demikian, harus ada kedisiplinan top up-nya di mana," kata dia.

Sebagai informasi, BI mencatat transaksi elektronik di jalan tol meningkat pesat. Per Januari 2018 terdapat transaksi Rp112,6 miliar per harinya atau mengalami menaikan dibanding pada Desember 2017 yang hanya sebesar Rp63,1 miliar.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Wijanarko mengatakan, kenaikan ini disebabkan oleh pemerintah yang mewajibkan penerapan pembayaran nontunai di seluruh gerbang tol di Indonesia.

"Ini data Januari, data terakhir itu naik 400 persen. Peningkatan rata-rata size diikuti penurunan floating fund mengindikasikan peningkatan kebutuhan likuiditas," katanya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
4 hari lalu

575.849 Kendaraan Padati Tol Nusantara di Libur Panjang HUT RI, Ini 3 Ruas Terpadat

26 hari lalu

BPJT bakal Kembali Uji Coba Transaksi Tol Tanpa Sentuh Tahun Ini, Kapan?

26 hari lalu

Tarif 3 Jalan Tol di Pulau Jawa Segera Naik, Ini Daftarnya

28 hari lalu

Hati-Hati Ada Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Tangerang Mulai Senin Depan, Cek Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal