Antisipasi Pemadaman, KRL dan MRT Diusulkan Punya Pembangkit Listrik Sendiri

Rully Ramli
Kereta rel listrik (KRL) dan moda raya terpadu (MRT) menjadi dua moda transportasi umum yang terdampak dari pemadaman listrik PT PLN (Persero). (Foto: iNews.id)

Untuk besaran pembangkit listrik, Menhub memperkirakan kedua moda transportasi tersebut membutuhkan minimal pembangkit listrik bertenaga 250 megawatt (MW).

Untuk pembangunannya sendiri, menurut Budi bisa dilakukan melalui pembiayaan perusahaan masing-masing. Jika memang diperlukan perusahaan bisa menggunakan pihak ketiga.

"(Anggaran) bisa dari capex (capital expenditure) perusahaan sendiri. Karena listrik visible, atau orang lain juga bisa ditenderkan. Orang pasti mau," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Anggota DPRD DKI Dukung Proyek MRT Kembangan-Balaraja: Untungkan Warga Banten dan Jakarta

Megapolitan
5 hari lalu

KRL Bogor-Jakarta Kota Gangguan di Manggarai, Penumpang Dialihkan

Nasional
8 hari lalu

KAI Tambah 30 Trainset KRL Baru Akhir Tahun, Waktu Tunggu Dipangkas jadi 3 Menit

Megapolitan
16 hari lalu

Gangguan Teratasi, KRL Lintas Maja-Tigaraksa Sudah Bisa Dilalui 2 Jalur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal