Antisipasi Pemadaman, KRL dan MRT Diusulkan Punya Pembangkit Listrik Sendiri

Rully Ramli
Kereta rel listrik (KRL) dan moda raya terpadu (MRT) menjadi dua moda transportasi umum yang terdampak dari pemadaman listrik PT PLN (Persero). (Foto: iNews.id)

Untuk besaran pembangkit listrik, Menhub memperkirakan kedua moda transportasi tersebut membutuhkan minimal pembangkit listrik bertenaga 250 megawatt (MW).

Untuk pembangunannya sendiri, menurut Budi bisa dilakukan melalui pembiayaan perusahaan masing-masing. Jika memang diperlukan perusahaan bisa menggunakan pihak ketiga.

"(Anggaran) bisa dari capex (capital expenditure) perusahaan sendiri. Karena listrik visible, atau orang lain juga bisa ditenderkan. Orang pasti mau," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Megapolitan
9 hari lalu

Jangan Lupa! Hari Ini Terakhir Naik Transjakarta hingga LRT Jabodebek Cuma Rp1

Megapolitan
10 hari lalu

Ingat! Naik MRT, Transjakarta hingga LRT Jabodebek Cuma Rp1 saat Idulfitri 1447 H

Nasional
13 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2026

Megapolitan
14 hari lalu

Hore! Naik MRT hingga TransJakarta Gratis saat Lebaran, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal