AS Perpanjang GSP Indonesia, Teten Minta UMKM Dongkrak Ekspor

Michelle Natalia
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Amerika Serikat (AS) memperpanjang fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) Indonesia. Tarif khusus yang diberikan itu bisa dimanfaatkan pelaku usaha, termasuk UMKM untuk mendongkrak ekspor.

“GSP ini fasilitas yang diberikan secara unilateral oleh pemerintah AS kepada negara berkembang sejak tahun 1974 yang harus dimanfaatkan dengan baik sebagai peluang oleh UMKM di Indonesia,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Senin (2/11/2020)

Perpanjangan GSP tersebut diputuskan pada Sabtu (30/10/2020). Keputusan ini diambil setelah pemerintah AS melakukan kajian terhadap fasilitas GSP untuk Indonesia selama kurang lebih 2,5 tahun terakhir.

Terdapat 3.572 pos tarif yang mendapatkan pembebasan tarif melalui skema GSP. GSP tersebut mencakup produk-produk manufaktur hingga industri primer. Indonesia saat ini menjadi negara pengekspor terbesar ke-2 di AS setelah Thailand lewat skema GSP.

Teten menilai fasilitas tersebut harus dimanfaatkan karena saat ini harga komoditas dari China menjadi tidak kompetitif di pasar AS karena adanya penerapan tarif impor dari AS, sehingga volume ekspor barang China ke AS berkurang.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Kuliner
3 hari lalu

Yummy! Aura Kasih Ternyata Doyan Jajan Pinggir Jalan

Bisnis
3 hari lalu

KUR BRI Jadi Penyelamat, Usaha Angkringan Ini Bangkit dan Bertumbuh

Bisnis
4 hari lalu

Bangkit dari Kesulitan, UMKM Bumbu Kemasan Ini Sukses Tumbuh Berkat BRI

Bisnis
21 hari lalu

Rayakan Pergantian Tahun, Sorak Sorai Fest 2025 Hadirkan Panggung Musik dan Perlindungan Asuransi Bersama MNC Life

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal