AS Setop Penyelidikan Antidumping PET Resin asal Indonesia

Rully Ramli
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

“Selama proses penyelidikan yang berlangsung sekitar 12 bulan ini, Pemerintah Indonesia sangat serius dalam melakukan berbagai upaya pembelaan untuk membuktikan bahwa produsen/eksportir Indonesia tidak melakukan dumping dan produk impor asal Indonesia tidak menyebabkan kerugian bagi produsen domestik di AS. Hal ini dilakukan agar Indonesia terhindar dari pengenaan BMAD yang mungkin dilakukan AS,” kata Oke.   

Oke melanjutkan, upaya yang dilakukan antara lain yaitu menyampaikan pembelaan baik secara tertulis maupun secara langsung melalui konferensi/dengar pendapat yang dilakukan kedua otoritas dimaksud. Dalam pembelaannya, pemerintah menyampaikan beberapa hal, yaitu terkait ekspor Indonesia yang sangat kecil dibandingkan dengan negara lain, serta kerugian yang dialami industri dalam negeri AS bukanlah karena impor, melainkan ada salah satu petisioner yang bangkrut. Alasan lainnya yaitu karena kenaikan harga minyak bumi.

Berdasarkan data BPS nilai ekspor PET Resin ke AS pada 2017 mencapai 43,8 juta dolar AS dan pada semester pertama 2018 (Januari-Juli 2018) nilai ekspornya hanya sebesar 5 juta dolar AS.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Airlangga Sebut Risiko Resesi RI Lebih Rendah dari AS: di Bawah 5%

Internasional
16 hari lalu

Iran Murka Kapalnya Ditembak AS di Selat Hormuz: Ini Pembajakan dan Langgar Gencatan Senjata!

Nasional
22 hari lalu

RI Cari Alternatif Pasokan Bahan Baku Plastik dari AS hingga Afrika

Nasional
22 hari lalu

Purbaya Bertemu Investor di AS: Mereka Nggak Ragu, Cuma Dengar Ada Noise

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal