Asal Tidak Ada yang Aneh-Aneh, Darmin Sebut Rupiah Bisa ke Rp13.000

Antara
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution. (Foto: Kemenko Perekonomian)

"Kalau Trump ketemu Xi, tapi tidak ada kesepakatan untuk meredakan perang dagang, pasti ada tekanan lagi," ujarnya.

Selain itu, kondisi eksternal lain yang bisa memberikan pengaruh ke pergerakan mata uang adalah kemungkinan Bank Sentral AS, The Federal Reserve (Fed) tidak akan menyesuaikan suku bunga acuan pada Desember 2018.

Melihat situasi saat ini, Darmin memastikan penguatan rupiah yang disertai dengan masuknya arus modal merupakan momentum yang harus dipelihara.

Untuk itu, pemerintah terus melakukan pembenahan terhadap neraca transaksi berjalan untuk menekan defisit dan memperkuat pondasi perekonomian Dengan kondisi tersebut, maka Darmin menyakini rupiah bisa makin terapresiasi dan bergerak mendekati nilai fundamental.

"Kalau rupiah menguat, kemudian modal mulai masuk, atau lebih besar lagi masuknya, maka transaksi modal dan finansial bisa mengimbangi defisit transaksi berjalan," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.755 per Dolar AS

5 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

7 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

8 hari lalu

Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.037 Pagi Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal