Namun sumber tersebut mengatakan bahwa diskusi mengenai perkembangan AS merupakan bagian penting dari pembahasan tersebut dan bahwa setelah Juni nanti ECB dapat berhenti sejenak sampai ada kejelasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga The Fed.
“Pergeseran dalam seruan The Fed kami menyiratkan bahwa perkiraan penurunan suku bunga ECB pada 6 Juni kini akan terjadi enam bulan sebelum langkah pertama The Fed,” ucap Ekonom Berenberg, Holger Schmieding.
Setelah keputusan ECB, pasar uang memperkirakan pemotongan sekitar 75 basis poin pada tahun ini atau dua langkah setelah bulan Juni, sedikit penurunan dibandingkan awal pekan ini.
Zona Eropa telah mengalami stagnasi ekonomi selama enam kuartal berturut-turut, pasar tenaga kerja melemah dan inflasi turun menjadi 2,4 persen pada bulan lalu, tidak jauh dari target ECB sebesar 2 persen.
Pertumbuhan upah yang pesat, yang dipandang oleh ECB sebagai satu-satunya ancaman inflasi terbesar, sedang melambat, investasi lemah dan pinjaman bank stagnan, semuanya menunjukkan semakin menurunnya tekanan harga.
Sebaliknya, AS terus tumbuh di atas tren, pasar tenaga kerja tetap ketat dan inflasi meningkat lebih dari perkiraan pada bulan lalu, sehingga meningkatkan risiko terhentinya pertumbuhan harga.