Bank Sentral Jepang Punya Direktur Eksekutif Perempuan setelah 138 Tahun

Djairan
Direktur Eksekutif Bank of Japan, Tokiko Shimizu. (Foto: CNN)

BoJ tidak pernah memiliki gubernur perempuan, tidak seperti Federal Reserve atau Bank Sentral Eropa. Perempuan memang bisa berkiprah di dewan kebijakan Bank of Japan, yaitu badan pembuat keputusan tertinggi yang bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan moneter. Namun hanya satu dari sembilan anggota dewan yang diduduki perempuan.

Dalam satu dekade terakhir, tantangan demografis dan meningkatnya jumlah perempuan pada perguruan tinggi di Jepang, perlahan-lahan mengubah struktur manajemen yang didominasi pria.

Saat ini, porsi perempuan sekitar 51 persen dari populasi Jepang. Menurut data Bank Dunia pada 2018, negara ini berada di peringkat 121 dari 153 negara dalam indeks kesenjangan gender global pada World Economic Forum (WEF).

Menurut WEF Jepang juga berada di peringkat terbawah di antara negara-negara G7 untuk kesetaraan gender. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe berjanji untuk memberdayakan perempuan yang bekerja lewat kebijakan yang disebut "womenomics".

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
4 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Internasional
6 hari lalu

PM Jepang Takaichi Luka akibat Ulah Pendukung, Batal Ikut Debat di Televisi

Internasional
10 hari lalu

Badai Salju Ubah Bandara Jepang bak Pengungsian, Ribuan Penumpang Nginap Berjubelan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal