"Jadi itu yang tetap disalurkan. Kemudian untuk satuan berapa jumlah per bulan dan KPM untuk sementara Rp200.000 tetapi kemungkinan akan dinaikkan jadi Rp300.000," kata Muhadjir.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, pemerintah membuka peluang BST disalurkan secara tunai lewat PT Pos Indonesia. Pasalnya, tak semua calon penerima memiliki rekening bank.