Bappenas: Kelemahan Kita Orang Pintar Cukup, yang Kurang Pengusaha

Rully Ramli
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/(PPN/Bappenas), Bambang PS Brodjonegoro. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Masih tingginya tingkat pengangguran pada lulusan SMK menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Pemerintah terus berupaya agar angkatan kerja dapat mengisi lapangan pekerjaan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/(PPN/Bappenas), Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, salah satu penyebab masih banyaknya angkatan kerja lulusan SMK yang belum terserap karena ketatnya pasar tenaga kerja. Hal ini karena pengusaha yang menciptakan lapangan kerja masih sedikit.

"Kelemahan kita, orang pintar cukup, profesional cukup, yang kurang pengusahanya," kata Bambang di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Di samping jumlah pengusaha yang sedikit, kebanyakan yang ada juga bergerak di sektor informal. Hal ini membuat tingkat keamanan dan kepastian kerja mereka sangat riskan.

"Meskipun tingkat pengangguran kita relatif rendah 5,36 persen. Tapi ini masih didominasi sektor informal. Kalau informal belum cukup dilindungi asuransi. Kita perlu meningkatkan sektor formal dalam ekonomi kita," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Tags:
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Kekompakan Kapolri dan Jaksa Agung di Puncak Hari Koperasi 

57 tahun lalu

Komjak bakal Awasi Penanganan Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie di Kejagung

57 tahun lalu

ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara

57 tahun lalu

Tangis Putri Almarhum Temon Pecah Ungkap Pesan Terakhir Ayahnya: Jadi Orang Harus Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal