Bappenas: Kelemahan Kita Orang Pintar Cukup, yang Kurang Pengusaha

Rully Ramli
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/(PPN/Bappenas), Bambang PS Brodjonegoro. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Mantan menteri keuangan itu mengatakan, pemerintah menemukan adanya anomali pada lulusan SMK. Tingkat pengangguran lulusan SMK mencapai 11 persen sementara lulusan SMA 7 persen. Padahal, lulusan SMK seharusnya lebih siap kerja dibandingkan lulusan SMA.

Selain lapangan kerja, kata Bambang, kompetensi lulusan SMA masih kurang karena masih berkutat lebih banyak soal teori daripada praktik. Dia menyebut, ada kesalahan dalam sistem pendidikan di SMK.

"Artinya masih ada yg harus dibenahi total dalam pendidikan vokasi," katanya.

Dengan keahlian yang lebih baik, Bambang berharap lulusan SMK tidak hanya bisa terserap dalam pasar tenaga kerja, melainkan juga membuka usaha sendiri sesuai bidang keahliannya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Tags:
Artikel Terkait
5 jam lalu

Bakom Apresiasi Aksi Aktivis Pati, Hasilkan Komitmen DPR untuk Sahkan RUU Perampasan Aset

5 jam lalu

Pemimpin Daerah Awards 2026, Menkop Ferry Tekankan Peran Vital Kepala Daerah Sukseskan Kopdes Merah Putih

6 jam lalu

TNI Kerahkan 583 Personel Penyuluh Perkuat Penanganan Karhutla

6 jam lalu

Pemimpin Daerah Awards 2026, Menteri Maman Serukan Pergeseran Paradigma UMKM dan Apresiasi Kepala Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal