Beras Fortifikasi, Terobosan Bulog untuk Cegah Stunting

Diaz Abraham
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (tengah) dalam peluncuran beras fortifikasi di kantor Perum Bulog, Jakarta, Jumat (20/9/2019). (Foto: iNews.id/Diaz Abraham).

JAKARTA, iNews.id – Banyak orang tidak menyadari tentang stunting. Padahal, stunting ini berisiko besar pada kualitas sumber daya manusia ke depannya. Stunting merupakan keadaan tubuh yang sangat pendek, dilihat dengan standar baku WHO-MGRS, disebabkan karena kurangnya asupan gizi dalam waktu lama.

Stunting menjadi perhatian serius pemerintah. Berbagai upaya pencegahan dan penanganan pun dilakukan. Pemerintah pun bertekad Indonesia harus memiliki generasi unggul. Dukungan atas peningkatan kualitas SDM itu juga dilakukan Perum Bulog.

Sesuai dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting periode 2018-2024 yang memprioritaskan intervensi gizi, Bulog meluncurkan beras fortifikasi. Beras yang dimaksud berbeda dari kebanyakan karena mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B9 (asam folat), vitamin B12, zat besi (iron), dan zink.

“Ini sudah pasti 100 persen beras ini bagus, sudah kita jamin karena ini yang ngawasi Badan POM dan Kementerian Kesehatan. Sudah tak perlu dicuci, langsung dimasak. Ini wujud bahwa kita semua serius dalam menyikapi program Pak Presiden,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam acara peluncuran produk Beras Fortifikasi di Kantor Bulog Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Sebetulnya sejak 2014 Bulog telah bersentuhan dengan beras fortifikasi. Pada saat itu mereka dilibatkan dalam pengembangan pilot project “Fortifikasi Beras Bagi Keluarga Miskin” melalui kerja sama antara pemerintah dengan Asian development Bank (ADB) menggunakan dana Hibah Japan Fund for Poverty Reduction (JFPR)

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
14 jam lalu

Mentan Amran: Beras Fortifikasi yang Terbukti Melanggar Tak Boleh Beredar

21 jam lalu

BP BUMN Pastikan Status Perum Tak Berubah, Ini Arah Transformasi Bulog hingga Perhutani

4 hari lalu

25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal bakal Ditarik, Mentan: Cabut Izinnya dan Proses Hukum

4 hari lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal