BI Komitmen Jaga Kestabilan Rupiah usai Penerapan Tarif Resiprokal AS

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Bank Indonesia berkomitmen menjaga kestabilan nilai tukar rupiah setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penerapan tarif resiprokal. (Foto: ilustrasi/Okezone) 

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) berkomitmen menjaga kestabilan nilai tukar rupiah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penerapan tarif resiprokal kepada puluhan negara yang merupakan mitra dagang. Dalam hal ini, Indonesia dikenai tarif 32 persen.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menuturkan, upaya bank sentral untuk menjaga nilai tukar rupiah terutama melalui optimalisasi instrumen triple intervention (intervensi di pasar valas pada transaksi spot dan DNDF, serta SBN di pasar sekunder).

"Dalam rangka memastikan kecukupan likuiditas valas untuk kebutuhan perbankan dan dunia usaha serta menjaga keyakinan pelaku pasar," ujar Ramdan dalam keterangannya, Sabtu  (5/4/2025).

Dia menambahkan, BI terus memonitor perkembangan pasar keuangan global dan juga domestik. Setelah pengumuman tarif oleh AS dan kemudian disusul oleh pengumuman retaliasi tarif oleh China pada 4 April 2025, bank sentral menilai pasar bergerak dinamis.

“Di mana pasar saham global mengalami pelemahan dan yield US Treasury mengalami penurunan hingga jatuh ke level terendah sejak Oktober 2024,” kata Ramdan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal