Bisa Lebih Cepat, Holding BUMN Baterai Ditargetkan Rampung Juni 2021

Oktiani Endarwati
Baterai kendaraan listrik. (Foto: Antara)

Dia melanjutkan, rencana investasi yang dilakukan bergantung pada kapasitas baterai yang diproduksi. Dia memperkirakan dengan kapasitas produksi 30 GW hingga tahun 2030 dibutuhkan investasi sebesar 13 miliar dolar AS. Selanjutnya, apabila kapasitas sudah terpenuhi 70 persen maka investasi akan mencapai 17 miliar dolar AS dengan kapasitas sebesar 195 GW.

"Untuk membuat kapasitas 195 GW maka dibutuhkan sekitar 150.000 ton nikel per tahun. Kami masih berbicara dengan serius dengan mitra-mitra kami terkait kapan dan berapa besarnya. Itulah yang nanti akan menentukan totalnya kalau terlaksana," tuturnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Niaga
4 hari lalu

Wow! Investasi di Sektor Kendaraan Listrik Tembus Rp36 Triliun

Mobil
12 hari lalu

Jangan Asal Terjang! 4 Hal Perlu Diperhatikan Pemilik Mobil Listrik saat Banjir

Mobil
12 hari lalu

Volkswagen ID. Buzz BOZZ White Signature Edition Resmi Mengaspal di Indonesia, Intip Keunggulannya!

Mobil
14 hari lalu

Mobil Listrik Komersial China Farizon Meluncur di Indonesia, Boyong Model Van

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal