BPH Migas: Digitalisasi SPBU Bantu Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi

Ferdi Rantung
Petugas SPBU sedang mengisi BBM ke dalam tangki sepeda motor. (Foto: Kuntadi/iNews.id)

Saat ini, jumlah biaya subsidi JBT sebesar Rp16 triliun untuk kuota Jenis BBM Tertentu 2020. Setiap bulannya BPH Migas harus memverifikasi dan menyetujui volume penyaluran JBT  yang mencapai Rp1,3 triliun per bulan.

"Jadi monitoring realisasi JBT dan ketahanannya kita bisa tahu. Monitoring penyaluran JBT sesuai SK BPH di mana kita tahu SPBU menyalurkan JBT lebih dari takaran, itu sudah bisa ditambahkan semuanya. Saya kira tepuk tangan Pertamina yang dibantu Telkom hardware dan software-nya," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Enterprise and Business Service Telkom Indonesia Edi Witjara berharap adanya sistem ini dapat memberikan manfaat besar bagi dalam melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap JBT. "Tentunya setelah kita launching ini harus kita operasikan dan manfaatnya dinikmati banyak pihak, dari negara memiliki ruang untuk kontrol monitoring melalui BPH Migas, bagi Pertamina. Tentunya tidak kalah pentingnya pemilik termasuk penggunanya,” ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Minggu 19 April 2026, Ada Kenaikan?

Nasional
19 jam lalu

Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas di Selat Hormuz

Nasional
1 hari lalu

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex!

Nasional
2 hari lalu

Bahlil Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi, Kapan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal