BPS Laporkan Penduduk Miskin Turun 531.000 Orang

Rully Ramli
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2019 sebesar 9,41 persen, atau setara dengan 25,14 juta penduduk. (Foto: Okezone)

Meskipun begitu, pria yang akrab disapa Kecuk itu masih menyoroti tingginya disparitas antara jumlah penduduk miskin di kota dan pedesaan. "Ini mengindikasikan mayoritas penduduk miskin ada di desa, sehingga kebijakan perlu lebih fokus ke desa," ujarnya.

Turunnya angka kemiskinan ini diakibatkan oleh beberapa hal. Salah satunya adanya peningkatan upah riil buruh dari September 2018 ke Maret 2019.

"Kita perlu pahami bahwa buruh tani dan bangunan masuk ke dalam 40 persen lapisan terbawah , sehingga apabila upah riilnya meningkat daya belinya meningkat. Ini adalah satu penyebab mengapa kemiskinan menurun," tutur dia.

Selain itu, Kecuk menilai pergerakan inflasi selama satu tahun ke belakang relatif terjaga. Bahkan, beberapa harga komoditas pangan inti justru mengalami penurunan.

"Misal gula pasir mengalami penurunan 1,22 persen dan minyak goreng 2,20 persen. Ketika harga pokok ini stabil atau mengalami penurunan tentunya itu yang kita harapkan meringankan masyarakat lapis bawah," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi

Makro
10 hari lalu

Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar

Nasional
10 hari lalu

BPS: Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025

Nasional
10 hari lalu

1,37 Juta Lapangan Kerja Tercipta, Pengangguran RI Turun Jadi 4,74% pada November 2025  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal