BPS: Neraca Perdagangan Juni 2020 Surplus 1,27 Miliar Dolar AS

Rina Anggraeni
Kepala BPS, Suhariyanto. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

Hal tersebut disebabkan oleh naiknya nilai impor minyak dan gas bumi (migas) dan nonmigas masing-masing 19,6 juta dolar AS (2,98 persen) dan 2,30 miliar dolar AS (29,64 persen). 

Lebih lanjut, peningkatan impor migas dipicu oleh naiknya nilai impor hasil minyak sebesar 122,5 juta dolar AS (37,10 persen). Sementara nilai impor minyak mentah dan gas turun masing-masing 83,8 juta dolar AS (70,01 persen) dan 19,1 juta dolar AS (9,20 persen).

Nilai impor kumulatif Januari–Juni 2020 tercatat 70,90 miliar dolar AS atau turun 11,81 miliar dolar AS (14,28 persen) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan terjadi pada impor migas dan nonmigas masing-masing 3,36 miliar dolar AS (30,87 persen) dan 8,44 miliar (11,76 persen). 

“Lebih lanjut, penurunan nilai impor migas disebabkan oleh turunnya impor minyak mentah 699,2 juta dolar AS (26,09 persen) dan hasil minyak 2,70 miliar dolar AS (39,31 persen). Namun demikian, impor gas naik 45,6 juta dolar AS (3,45 persen)," ujar dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
15 jam lalu

BPS: Kunjungan Wisatawan Mancanegara Makin Dekati Level Sebelum Pandemi

21 jam lalu

Inflasi September 2026 Tembus 3,28%, Harga Cabai hingga Daging Ayam Jadi Biang Kerok

14 hari lalu

BPS Perbarui Daftar Profesi di RI, Kreator Konten hingga Terapis Spa Resmi Tercatat

17 hari lalu

25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal bakal Ditarik, Mentan: Cabut Izinnya dan Proses Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal