BPS Sebut Data Penjulan E-Commerce Tingkatkan Kuliatas Data Konsumsi

Antara
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto (Foto: iNews.id/Ade)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, data penjualan dan nilai transaksi perdagangan secara elektronik (e-commerce) akan meningkatkan kualitas data konsumsi rumah tangga dan menjadi acuan pengembangan ekonomi digital.

Suhariyanto menjelaskan, data perdagangan dalam jaringan (online) sebenarnya telah tertangkap dalam data konsumsi rumah tangga yang sudah dihimpun lembaga tersebut.

Pasalnya, semua barang yang diperdagangkan itu, baik produk dalam negeri maupun impor, sama-sama dibeli dan digunakan masyarakat Indonesia.

"Barangnya itu-itu saja. Cuma transaksinya kalau dulu semuanya offline, sekarang sebagian online. Survei e-commerce itu kita ingin memastikan lagj porsi dari online berapa," katanya.

Suhariyanto menjelaskan perekaman data e-commerce dipastikan tidak akan mengganggu dan memengaruhi konsumsi karena sifatnya hanya menangkap data.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Duh! Harga Telur Ayam Ras Naik di 210 Daerah Jelang Lebaran 

Nasional
21 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Bisnis
21 hari lalu

Surplus Neraca Perdagangan RI Menyusut ke 0,95 Miliar Dolar AS di Awal 2026

Bisnis
21 hari lalu

BPS Catat Impor RI Januari 2026 Melonjak 18,21% jadi 21,20 Miliar Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal