CIMB Niaga: Pertumbuhan Ekonomi RI 2019 Sulit Tembus 5 Persen

Rully Ramli
Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk, Adrian Panggabean. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

"Selain itu juga, kondisi China saat ini menunjukan adanya perlambatan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia bergantung pada China," kata dia.

Dari internal, Adrian menambahkan, APBN 2019 tidak terlalu ekspansi. Hal ini membuat perannya sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi tidak terlalu signifikan. "Ini konsekuensi dari rendahnya nisbah pajak atau tax ratio kita," kata Adrian.

Menurut Adrian, pemerintah dan BI harus melakukan terobosan dalam mendorong laju ekonomi tahun depan. Apalagi, kebijakan moneter, khususnya suku bunga mengarah pada pengetatan. BI diharapkan bisa lebih kreatif mengutak-atik kebijakan makroprudensial.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Kementerian PU Dapat Anggaran Rp118,5 Triliun di 2026, Fokus Perkuat Irigasi dan Konektivitas

Nasional
2 jam lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,11% di 2025

Nasional
6 jam lalu

BPS Rilis Data Ekonomi 2025 Hari Ini, Pertumbuhan Diproyeksi Hanya 5,05%

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Rp12,83 Triliun, Jaga Daya Beli Masyarakat selama Ramadan-Idulfitri 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal