Curhat ke Jokowi, Pengusaha Perikanan Mengeluh Biaya Logistik yang Mahal

Dita Angga
Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)

“Nah saya minimum harus mengorder 4o feet kontainer dari Surabaya. At least dua minggu pak baru dikirim kosong ke Ambon. Sampai di Ambon saya mesti tracking lagi dari pabrik ke sini (pelabuhan) pakai mobil thermoking. Jadi betul-betul yang tadi itu betul double handling. Karena 40 feet ini, maaf infrastruktur di Kota Ambon terlalu kecil pak, jadi tidak bisa ditarik. Kecuali kalau 20 feet bisa pak,” ujarnya.

Dia mengaku, untuk ekspor ke Jepang membutuhkan waktu 35 hari karena harus menunggu di Surabaya atau Jakarta. Dia mengatakan, di Ambon memang diperlukan pelabuhan baru untuk memudahkan segalanya.

“Jadi saya rasa sudah betul pak kalau kita di Ambon ini mesti ada new port. Jadi terintegrasi semua dan memudahkan segala-galanya,” ucapnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
27 hari lalu

Tarif Ekspor Tongkol dan Tuna ke Jepang Resmi 0 Persen, Simak Syarat Pengajuannya

Nasional
28 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
30 hari lalu

Kejati Jakarta Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal