Dana Tersedia, Insentif Tenaga Kesehatan yang Masih Tertahan Rp1,48 Triliun

Michelle Natalia
Pemerintah menjanjikan pemberian insentif untuk tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan melawan pandemi Covid-19. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menjanjikan pemberian insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi garda terdepan melawan pandemi Covid-19. Namun, belum semua insentif  tersebut dicairkan.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata mengatakan, insentif sejak awal tahun masih ada yang tertahan padahal dana sudah disediakan.

"Untuk tunggakan insentif nakes yang dikelola rumah sakit yang di bawah Kemenkes langsung itu menurut catatan kami ada Rp1,48 triliun," kata Isa dalam konferensi pers APBN KITA di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Tunggakan tersebut, kata Isa, masih dalam proses verifikasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Dana tersebut akan diambil dari dana Kemenkes yang mencapai Rp5,28 triliun. "Ini termasuk untuk nanti insentif-insentif nakes mulai Januari kemarin sampai bulan Juni," katanya.

Mantan Dirjen Kekayaan Negara itu menegaskan, Kemenkeu terus berkomunikasi secara intens dengan BKPK dan Kemenkes agar insentif tersebut segera dicairkan.

Untuk diketahui, besaran insentif nakes yang diberikan tiap bulan tertuang dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-665/MK.02/2021 ii. Rinciannya untuk dokter spesialis Rp7,5 juta, peserta PPDS Rp6,25 juta, dokter umum dan gigi Rp5 juta, bidan dan perawat Rp3,75 juta serta, tenaga kesehatan lainnya Rp2,5 juta. Tak hanya insentif, ada juga santunan kematian Rp300 juta per orang.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tak Lagi di BI, Saldo Anggaran Lebih Pemerintah Kini Ditempatkan di Bank

5 hari lalu

Respons Menkeu Suahasil saat Ditanya soal Keraguan Publik usai Gantikan Purbaya

5 hari lalu

Aturan Baru Kemenkeu: Saldo Lebih Pemerintah Tak Lagi Ditempatkan di BI

9 hari lalu

Aturan Baru OJK, Kemenkeu-BI-Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham Bursa Efek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal