Dibayar Rp25 Miliar, McKinsey Jadi Konsultan Pemindahan Ibu Kota

Rahmat Fiansyah
Desain ibu kota. (Foto: Humas PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) terus dimatangkan. Salah satunya dengan melakukan studi kelayakan (feasibility study/FS) atas mega proyek tersebut.

Dikutip dari Reuters, Rabu (16/8/2019), studi kelayakan pemindahan ibu kota akan dilakukan oleh McKinsey & Co. Firma konsultan global tersebut memenangkan lelang dengan nilai proyek Rp25 miliar.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Rudy S Prawiradinata mengatakan, McKinsey Indonesia akan melakukan kajian dampak sosial, budaya, lingkungan, dan ekonomi pemindahan ibu kota.

"Mereka tidak akan memulainya dari nol karena kita telah banyak melakukan studi. Mereka akan lebih banyak menganalisis strategi ke depan, itulah alasan kami mencari konsultan kelas dunia," kata Rudy.

Dia mengatakan, studi kelayakan tersebut akan memakan waktu sekitar tiga bulan. Variabel studi juga mencakup rincian total biaya pemindahan ibu kota sekaligus bagaimana ibu kota baru ini bisa terintegrasi dengan kota-kota di sekitarnya seperti Balikpapan dan Samarinda.

Pemerintah sebelumnya telah memperkirakan total biaya pemindahan ibu kota mencapai Rp466 triliun. Dari jumlah itu, negara hanya akan menanggung tidak lebih dari 20 persen dan sisanya akan mengoptimalkan peran BUMN dan swasta.

McKinsey mengalahkan firma-firma lain dalam lelang proyek studi kelayakan pemindahan ibu kota. Proyek ini diikuti sebanyak 103 perusahaan, termasuk Roland Berger dan Boston Consulting.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Tito Prediksi Pemulihan Pascabencana Sumatra Rampung dalam 3 Tahun

Nasional
9 bulan lalu

Heboh Prostitusi Marak di IKN, Eks Kepala Bappenas Pastikan Perencanaan Sosial Jadi Fokus Otorita

Nasional
10 bulan lalu

Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Mundur, Basuki: Investor Tak Perlu Khawatir

Nasional
10 bulan lalu

Minta Proyek Giant Sea Wall Segera Dimulai, Prabowo: Tak Ada Lagi Penundaan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal