Dikoreksi, ADB Targetkan Ekonomi Indonesia Akhir 2020 Minus 2,2 Persen

Suparjo Ramalan
Asian Development Bank (ADB) merevisi proyeksi ekonomi Indonesia 2020 menjadi minus 2,2 persen. (Foto: Ist)

Tak hanya itu, penurunan proyeksi juga mempertimbangkan perkembangan indikator sosial yang dirilis BPS yaitu hampir 30 juta orang telah terdampak Covid-19 dari segi mata pencahariannya melalui pengurangan jam kerja, penangguhan pekerjaan dan kehilangan pekerjaan.  

Dengan demikian, pihaknya turut melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021 yang berdasarkan publikasi pada September lalu sebesar 5,3 persen kini menjadi 4,5 persen.

Dia menyebut, pada tahun depan akan terjadi pemulihan dalam konsumsi swasta yang didukung oleh kecepatan penanganan pandemi karena mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan dukungan berkelanjutan dari program pemulihan ekonomi. 

Pemulihan ekonomi Indonesia pada tahun depan juga didukung oleh kinerja ekspor yang lebih baik karena akan meningkatkan kapasitas manufaktur. “Kami memiliki inflasi yang sedikit lebih tinggi untuk 2021 yaitu sebesar 2,4 persen atau lebih rendah,” tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Nasional
2 hari lalu

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor

Nasional
8 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh Kuat 5,61 Persen, Gubernur Lemhannas Minta Jaga Tren Positif

Nasional
16 hari lalu

Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: 3 Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61%

Nasional
23 hari lalu

Rupiah Rp17.500, Bond Market Intervention dan Kepercayaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal