Disindir Menko Darmin Soal Data Beras, Ini Penjelasan Kepala BPS

Isna Rifka Sri Rahayu
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. (Foto: iNews.id/Ade Miranti Karunia Sari)

"Dalam tiga tahun ada perubahan lahan baku sawah dan konversi (lahan). Sekarang kita berusaha memperbaiki metodologi dengan juga menggunakan teknologi terkini," ucapnya.

Sebelumnya, Kecuk pernah menyebut, BPS tengah meningkatkan akurasi data produksi beras dengan memperbaiki metodologi dengan memanfaatkan teknologi terkini dengan menggunakan banyak peta dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Metodologi ini menggunakan kerangka sampel area (KSA) yang diamati hingga 192 ribu titik setiap bulan. Cara ini untuk memperbaiki data produksi padi untuk menggantikan metode yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian yang hanya mengambil data dari dinas pertanian masing-masing.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mentan Amran Catat Stok Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton, Cukup hingga Maret 2027

57 tahun lalu

Amran Targetkan Stok Beras Nasional Tembus 5,5 Juta Ton di Akhir Bulan Ini

57 tahun lalu

Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 5 Juta Ton, Mentan: InsyaAllah 2026 Tidak Impor

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Stok Beras RI Tembus 5,1 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal