Dorong Kualitas SDM, Menko Darmin Harap Pelatihan Vokasi Lebih Terarah

Rully Ramli
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews)

Darmin juga mengatakan, salah satu faktor penghambat program pelatihan vokasi, yakni tidak cocoknya kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, dengan ditentukannya potensi daerah, nantinya dijadikan acuan memperbaiki kurikulum SMK di daerah.

Dia juga mengatakan, di waktu mendatang SMK akan memperoleh bekal yang cukup saat mengikuti pendidikan vokasi. Selain itu, pemerintah turut merevisi sejumlah kurikulum dengan menggandeng dunia usaha agar pelaksaan vokasi jauh lebih tepat sasaran.

"Jadi tidak bisa dia bisa sedikit ngelas sedikit itu sedikit itu lebih baik fokus kalau ngelas-ngelas saja. Otomotif, otomotif saja, bikin rumah ya bikin rumah. Kalau kopi ya kopi mulai dari pembenihan, memilih bibit, budidaya yang baik, panen dan proses, pasca panen," katanya.

Dalam waktu dua pekan ke depan rakor akan kembali diadakan, dengan target setiap pemda yang diundang membawa daftar potensi daerah.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemnaker dan Pertamina Kolaborasi Pengembangan SDM hingga Pelatihan Vokasi K3

57 tahun lalu

Pemerintah Ajukan 18 Komoditas RI untuk Bebas Tarif AS 

57 tahun lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Resmi Dibuka, Sasar 30 Ribu Peserta

57 tahun lalu

Airlangga Pimpin Rakortas Bareng Jajaran Menteri Ekonomi, Rumuskan Paket Stimulus 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal