Dorong Produktivitas Pertanian, Pemerintah Anggarkan Subsidi Pupuk Rp26,68 Triliun di APBN 2024

Suparjo Ramalan
Pupuk bersubsidi melimpah di Gudang Lini III Sukabumi untuk alokasi musim tanam yang mundur pada September-Oktober 2023. (FOTO: DHARMAWAN HADI)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menganggarkan subsidi pupuk sebesar Rp26,68 triliun di APBN 2024. Anggaran subsidi pupuk dinaikkan untuk mendorong produktivitas pertanian, mengurangi biaya usaha tani, hingga mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan produksi pupuk bersubsidi baik Urea dan NPK akan disesuaikan dengan anggaran yang ditetapkan pemerintah.

Dari dana subsidi senilai Rp26,68 triliun itu, diperkirakan pupuk bersubsidi yang diproduksi dan disalurkan perseroan pada tahun 2024 mencapai 5 juta ton. 

"Kalau untuk anggaran yang ditetapkan adalah memang hanya cukup untuk 5 juta ton," ungkap Rahmad saat rapat kerja (raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI, Rabu (8/11/2023). 

Rahmad memastikan Pupuk Indonesia akan meningkatkan volume pupuk subsidi di tahun depan. Hal itu sejalan dengan arahan Kementerian Pertanian dan Kementerian BUMN. Dia optimis pihaknya mampu mencukupi kebutuhan pupuk bagi para petani

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
8 jam lalu

Kesal Sawah Terendam Banjir dan Gagal Panen, Petani di Tenjo Bongkar Pagar Beton Perumahan

Nasional
2 hari lalu

Mentan Ungkap Bahaya Beras Ilegal Masuk Indonesia

Nasional
4 hari lalu

Mentan Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal di Kepri, Dikirim Pakai 6 Kapal

Nasional
6 hari lalu

Mentan Jamin Stok Beras di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal