Ekonom Prediksi Pertumbuhan PDB Capai 5,09 Persen di Triwulan II 2023

Michelle Natalia
Ekonom LPEM FEB Universitas Indonesia, Teuku Riefky. (Foto: istimewa)

"Konsumsi rumah tangga, dengan besaran lebih dari separuh perekonomian Indonesia, tumbuh 4,54 persen (yoy) di triwulan-I 2023, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya," tutur Riefky.

Dia mencatat, hanya saja pertumbuhan investasi melambat di Triwulan-I 2023 dengan pertumbuhan hanya 2,11 persen (yoy), menurun dari 3,33 persen (yoy) di triwulan sebelumnya.

"Perbankan domestik menunjukkan indikator yang relatif kuat ditopang oleh likuiditas yang cukup memadai dan kualitas aset yang baik. Pada April 2023, rasio NPL masih stabil di level 2,53 persen," ujar Riefky.

Di Juli 2023, inflasi tercatat sebesar 3,08 persen (yoy), turun ke level terendahnya dalam 16 bulan terakhir seiring dengan tekanan inflasi yang surut lebih cepat dari yang  diperkirakan.

"Surplus neraca perdagangan terus menurun sejak tahun lalu dan sekarang hanya tercatat sebesar 7,8 miliar dolar AS di triwulan II 2023 akibat normalisasi harga komoditas global," kata Riefky.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

57 tahun lalu

Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Lebih Optimal, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal