Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh hingga 5,09 Persen di Triwulan III 2023

Michelle Natalia
Ekonom LPEM FEB Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky. (Foto: dok iNews)

Seperti diketahui, Indonesia akan melaksanakan pemilu serentak untuk pertama kalinya dari level nasional hingga kabupaten/kota pada tahun 2024. Hal ini mendorong terjadinya injeksi likuiditas dalam jumlah besar ke perekonomian akibat adanya pengeluaran kampanye dan belanja publik.

Besarnya dampak pengganda di perekonomian akan memicu konsumsi domestik selama tahun 2024 mengingat pemilu di tingkat provinsi dan kabupaten/Kota diperkirakan akan terjadi menjelang akhir tahun

Riefky mengatakan, meskipun pertumbuhan industri manufaktur, yang merupakan penopang utama perekonomian Indonesia, meningkat menjadi 4,88 persen (yoy), tingkat pertumbuhannya masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi.

"Seluruh komponen pengeluaran, kecuali ekspor dan impor, mengalami pertumbuhan positif, termasuk belanja pemerintah yang mengindikasikan lonjakan pertumbuhan hingga 10,62 persen (yoy) pada triwulan II 2023," ujar Riefky.
 
Dia menyebut, pemilu serentak dan kondisi moneter global akan menjadi faktor utama yang mempengaruhi perekonomian domestik di 2024. 

"Kebijakan moneter global akan mempengaruhi tingkat depresiasi dan permintaan global yang akan berdampak terhadap perekonomian domestik melalui perdagangan eksternal, biaya kredit, dan pertumbuhan investasi," tutur Riefky.

Dia melanjutkan, dampak positif dari periode pemilu muncul akibat suntikan likuiditas secara masif untuk kebutuhan kampanye, pengeluaran publik yang dipengaruhi motif politik, serta peningkatan konsumsi swasta.

"Sementara itu, risiko dari periode pemilu tersebut akan muncul dari faktor pertumbuhan investasi seiring investor cenderung menjaga sentimen ’wait-and-see’ hingga hasil pemilu selesai," ungkap Riefky.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Pengumuman THR PNS 2026 Tunggu Prabowo Pulang, Begini Rinciannya

Nasional
11 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp54,6 Triliun per Januari 2026

Nasional
15 hari lalu

Rasio Utang RI Tembus 40,46 Persen dari PDB, Purbaya: Kita Masih Aman

Nasional
15 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal