Ekonomi Melambat, APBN Akan Difokuskan pada Infrastruktur

Aditya Pratama
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

Namun, kata dia, APBN tidak bisa bergerak sendiri karena kapasitasnya terbatas. Untuk itu, pembangunan infrastruktur lewat skema kerja sama pemerintah-badan usaha (KPBU) sangat penting. Namun, bukan perkara mudah untuk menerapkan skema ini.

"Jangankan pemda, yakinkan K/L di pemerintah pusat saja menantang karena kalau K/L bertahun-tahun diajarkan kalau butuh proyek maka ditaruh di APBN," kata eks kepala BKF itu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR), Kemenkeu Luky Alfirman menambahkan, pemerintah awalnya optimistis dengan pemulihan ekonomi tahun ini. Namun, kehadiran virus korona mengubah segalanya.

"Kita mulai 2020 kemarin itu dengan suasana optimis sebetulnya, berbagai macam proyeksi, diharapkan bahwa kita akan rebound di 020, kemudian muncul kasus korona ini, dan mengbah percaturan perekonomian global," ucap dia.

Luky memastikan pemerintah akan memberikan berbagai stimulus fiskal. Salah satunya infrastruktur.

"Ekonomi kan harus terus bergerak, maka bagaimana pemerintah beri stimulus, kita beri suntikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur, di situ kuncinya," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Pemerintah Kebut Program B50 dan E20, Percepat Kemandirian Energi

Nasional
2 hari lalu

Dunia Akui Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Timur Tengah

Nasional
3 hari lalu

Ekonom UI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2026 Tembus 5,54 Persen

Makro
4 hari lalu

Transaksi Digital RI Melonjak Tajam di Tengah Tekanan Global, Ini Buktinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal