Erick Thohir Akan Kurangi Jumlah BUMN dari 142 Jadi 100

Aditya Pratama
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya untuk mengurangi jumlah perusahaan pelat merah. Saat ini, jumlah BUMN mencapai 142 perusahaan.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo atau karib disapa Tiko mengatakan, perusahaan pelat merah harus memiliki dua model dalam berbisnis, tidak hanya menumbuhkan aset tetapi juga harus menjalankan kewajiban publik. Atas dasar itu lah, pemerintah akan mengurangi jumlah BUMN dari 142 menjadi 100.

"Kami sedang proses mengurangi jumlah BUMN dari 142 ke 100 saja. Kami akan memerger mereka," ujar Tiko dalam acara Mandiri Investment Forum 2020, di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Tiko menambahkan, tugas Kementerian BUMN saat ini sebagai otoritas perusahaan pelat merah sangat kompleks. Bahkan, pihaknya belum menemukan adanya otoritas terkait di dunia ini yang mengatur perusahaan yang beragam milik negara di Tanah Air.

"Kami punya perusahaan editor film, Perum PFN. Lalu, penerbit buku, Balai Pustaka. Banyak yang harus dimerger," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
All Sport
2 hari lalu

Erick Thohir Kagum Timnas Futsal Indonesia Runner Up Piala Asia 2026, Soroti Kerja Keras dan Manajemen

Soccer
4 hari lalu

Agenda IOC di Milan, Erick Thohir Curhat Sepak Bola Global Bareng Presiden FIFA dan Elite Serie A

All Sport
5 hari lalu

Antusias Tinggi, Hampir 70 Orang Daftar Seleksi JPT Deputi Kemenpora

Soccer
6 hari lalu

Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Australia dan Korsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal