Erick Thohir Optimistis Ekonomi Bisa Tumbuh 5 Persen Tahun Ini

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 minus 2,07 persen. Kontraksi ekonomi tersebut terjadi setelah krisis 1998 saat pertumbuhan ekonomi minus 13,16 persen akibat krisis moneter.

"Ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia, sejak 1998 untuk pertama kalinya pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi," kata Kepala BPS, Suhariyanto saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

Secara kuartalan, Indonesia juga masih resesi. Pada kuartal IV-2020, pertumbuhan ekonomi minus 2,19 persen, melanjutkan tren kuartal sebelumnya yang minus masing-masing minus 5,32 persen (kuartal II) dan minus 3,49 persen (kuartal III).

Suhariyanto menyebut, Indonesia bukan satu-satunya negara yang ekonominya tertekan akibat pandemi Covid-19. Namun, secara agregat, ekonomi negara mitra dagang utama Indonesia pun ikut minus, kecuali China dan Vietnam yang tumbuh positif.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Purbaya bakal Naik Haji Tahun Ini, Siapkan Doa Khusus untuk Ekonomi RI

Nasional
20 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh Kuat 5,61 Persen, Komisi XI Ingatkan Kualitas Pertumbuhan

Nasional
20 jam lalu

Purbaya Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Kuartal II 2026: Insentif Mobil Listrik hingga Kredit Murah

Nasional
24 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal