Arya mengatakan, agar aset BUMN bertambah sehingga cash flow-nya menjadi bagus. Cash flow dinilai penting bagi BUMN untuk bisa mengembangkan usaha cash flow.
Erick Thohir menunjuk Nawal Nely yang pernah bekerja di Ernst and Young tersebut sebagai Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN. "Kemudian ibu Loto Srinaita Ginting sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM, ibu Loto ditugaskan mencari peluang BUMN dan UMKM. Bentuknya bisnis to bisnis," ujarnya.
Selain itu, kata Arya, Loto Srinaita diharapkan mendorong percepatan untuk membantu UMKM dalam proyek-proyek di BUMN. "Sedangkan untuk Sesmen yakni bapak Susyanto dari Kementerian ESDM. Bapak Susyanto ditugaskan oleb Menteri BUMN Erick Thohir dalam waktu dekat mengidentifikasi semua regulasi yang menghambat jalannya bisnis BUMN," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN tersebut.