"Kita lihat perkembangannya, kalau memang kondisinya bagus, bagaimana kita bisa meminta Sriwijaya pengembalian utangnya, dan prospek ke depannya bagus, ya kita akan exercise," ucapnya.
Kendati demikian, Ari enggan mengungkapkan berapa besar dana yang akan disiapkan untuk pembelian saham ini. Pasalnya, pihaknya baru saha menunjuk salah satu Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) independen untuk melakukan penilaian.
"Belum, kita lagi review, kita sedang menunjuk KJPP independen untuk menilai mereka, lagi proses. Kita lihatlah, kalau prospeknya bagus value-nya menarik pasti kita exercise," tuturnya.