Gelombang Varian Delta Paksa Kemenkeu Fokus ke Anggaran Kesehatan

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani.


JAKARTA, iNews.id – Penyebaran varian Delta telah memicu gelombang kasus Covid-19 yang membuat hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia kembali melakukan restriksi ketat. 

Terkait dengan itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan refocusing, realokasi dan reprioritisasi APBN 2021 baik dari belanja Kementerian/Lembaga, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), dan pemanfaatan cadangan dalam APBN untuk dialihkan ke anggaran kesehatan

Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, mengatakan APBN akan melanjutkan kerja kerasnya untuk mendukung anggaran kesehatan terkait penanganan Covid-19.

Hal itu tercermin dari ditambahnya anggaran kesehatan, dari Rp 172,84 triliun di awal tahun menjadi Rp 185,98 triliun, dan sekarang ditingkatkan lagi menjadi Rp 193,93 triliun. 

Anggaran kesehatan tersebut terutama untuk pelaksanaan vaksinasi, biaya diagnostik, testing, tracing, perawatan, insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, dan pembelian berbagai obat dan Alat Pelindung Diri (APD). Anggaran ini juga dipakai untuk iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta pemberian insentif perpajakan di sektor kesehatan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal