Gubernur BI: Inflasi 2022 dan 2023 Berisiko Lampaui Batas Atas 3±1 Persen

Michelle Natalia
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (foto: dok iNews)

Dia menyebutkan, inflasi kelompok harga diatur pemerintah (administered prices) juga meningkat menjadi 6,51 persen (yoy) sejalan dengan kenaikan angkutan udara dan harga BBM nonsubsidi. 

Perry mengatakan, inflasi inti masih relatif rendah sebesar 2,86 persen (yoy) didukung oleh konsistensi kebijakan BI dalam menjaga ekspektasi inflasi. 

"BI terus bmewaspadai tekanan inflasi yang meningkat, terutama karena tingginya harga komoditas pangan dan energi  global," kata Perry.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Menguat 0,75 Persen dalam Sepekan, Ini Pendorongnya

5 hari lalu

Tok! BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen

6 hari lalu

Komisi XI DPR Uji Kelayakan Calon Gubernur BI Destry Damayanti Pekan Depan

6 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 453,4 Miliar Dolar AS di Kuartal II 2026, BI Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal