Hadapi Kirisis Panjang akibat Covid-19, Pemerintah Akan Perkuat Lumbung Pangan

Antara
Bila pandemi Covid-19 tidak kunjung berakhir dibutuhkan ketahanan pangan agar tidak terjerembab dalam krisis panjang. (Foto: Antara)

Menurut Mentan, hal itu dilakukan agar apa yang telah dirintis Bupati Cilacap Tatto Suwarto dan seluruh komponen pertanian di Kabupaten Cilacap terus berakselerasi lebih kuat lagi terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Saya datang hari ini memperkuat itu sekaligus apa-apa lagi yang Pak Bupati butuhkan dan kami harus merespons secara bersama. Yang kedua, tentu saja salah satu yang harus adalah bagaimana tetap menjaga ada supply dan demand, antara permintaan dan ketersediaan bahan pangan itu," ujarnya.

Dia menargetkan dari 5,6 juta hektare sawah di seluruh Indonesia harus tetap bisa menghasilkan 15 juta ton beras. "Sekarang stok yang ada 5,6 juta ton, sehingga kalau ditambah 15 juta ton berarti ada 20 juta ton. Kita harus bisa hasilkan 15 juta ton sampai akhir Desember," kata Mentan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Harga Bawang Merah hingga Gula Naik usai Lebaran, Ini Rinciannya

Nasional
10 hari lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Nasional
18 hari lalu

Perang AS-Israel Vs Iran Memanas, Kepala Bappisus: Pangan-BBM Aman, Semua Baik-Baik Saja

Nasional
24 hari lalu

Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Guru Besar IPB Yakin Stok dan Produksi Pangan Indonesia Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal