Heboh Lem Aibon Rp82 Miliar dalam APBD DKI, Sri Mulyani Koordinasi dengan Tito Karnavian

Rully Ramli
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Menjelang finalisasi Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) menjadi RAPBD, Pemprov DKI kembali mengajukan anggaran yang kontroversial.

Dalam KUA-PPAS 2020, muncul anggaran lem aibon senilai Rp82,8 miliar. Jumlah pembelian dalam area Disdik DKI itu mencapai 32.500 unit dengan harga per unit hingga Rp184.000.

Selain lem aibon, Pemprov DKI juga mendapat kritikan setelah anggaran untuk Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) membengkak. Pada 2019, anggarannya Rp7,5 miliar dan diusulkan naik menjadi Rp26,5 miliar pada tahun depan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Damkar Kesulitan Padamkan Api karena Pompa Tak Berfungsi

5 hari lalu

Pramono Bantah Penerapan WFA dan PJJ Hari Ini untuk Antisipasi Demo: Arahan Pemerintah Pusat 

5 hari lalu

Pesan Pramono di HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Bukan Lagi Perang, Melainkan Bekerja Sama 

5 hari lalu

HUT ke-81 RI, Pramono Ingatkan Jajaran Pemprov DKI: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal