Hingga 2018, Program Listrik 35.000 MW Baru Terealisasi 2.899 MW

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

Sementara itu, prognosa tambahan infrastruktur ketenagalistrikan hingga akhir 2018 untuk pembangkit sebanyak 1.799 MW. Dengan demikian, total kapasitas yang berada di tahap konstruksi sebesar 52 persen yaitu 18.207 MW yang terpasang sebanyak 62.598 MW.

Kemudian, untuk infrastruktur transmisi listrik sebanyak 3.441,84 kms sedangkan gardu induk 16.495 MVA.

Dari pembangunan infrastruktur tersebut, terdapat peningkatan kapasitas infrastruktur ketenagalistrikan yang menelan biaya investasi pada 2018 sebesar 11,28 miliar dolar AS. Sementara pada 2019 investasi untuk infrastruktur ketenagalistrikan ditargetkan sebesar 12,04 miliar dolar AS.

"Tahun ini kami berpupaya utk mendapatkan data data wilayah investasi lebih realistis lagi, tahun sebelumnya kan hanya mengandalkan data dari BPKM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan PLN," ucapnya.

"Kalau dari sisi pencapaian kita sudah cukup baik, karena menyesuaikan COD, sebelumnya ada perubahan perubahan COD sehingga investasinya menyesuaikan. Kemudian tambahan pembangkit sudah ada di infografis," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Istana Pastikan Harga BBM Subsidi dan Non-subsidi Pertamina Tak Naik 1 April 

Nasional
20 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik April-Juni 2026

Nasional
22 hari lalu

RI-Singapura Bahas Ekspor Listrik Bersih, Kepri Disiapkan Jadi Hub Industri Teknologi

Nasional
25 hari lalu

Pemerintah Hitung Ulang Harga BBM Subsidi usai Lebaran, bakal Naik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal