Hingga Maret, Rupiah Terdepresiasi 1,5 Persen

Ade Miranti Karunia Sari
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Foto: iNews.id/Ade)

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat terbatas hingga di akhir sesi perdagangan, Jumat (9/2/2018). Meski laju dolar AS menguat, mata uang Garuda tetap bisa mencatatkan kenaikan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 19 poin atau 0,14 persen menjadi Rp13.797 per dolar AS. Di awal sesi, rupiah diperdagangkan ke Rp13.793 per dolar AS. Posisi rupiah di akhir sesi kemarin tergelincir ke level Rp13.816 per dolar AS. Rentang pergerakan rupiah hari ini adalah Rp13.771-13.806 per dolar AS.

Adapun Yahoo Finance mencatat, rupiah turun 5 poin atau 0,04 persen menjadi Rp13.785 per dolar AS. Di pembukaan, rupiah sempat menetap ke Rp13.778 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 20 poin menjadi Rp13.794 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.774 per dolar AS.

BI sebelumnya sempat menggunakan cadangan devisa untuk menstabilkan rupiah. Upaya itu membuat cadangan devisa tergerus sehingga tersisa 128,06 miliar dolar AS. Angka cadangan devisa tersebut lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Januari 2018 yang sebesar 131,98 miliar dolar AS.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
16 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Nasional
18 jam lalu

BI Pantau Ketat Bank dan Perusahaan yang Banyak Beli Dolar AS!

Nasional
20 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal