Holding BUMN Industri Pertahanan Akan Dibentuk, PT Len Jadi Induk Perusahaan

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

Lima perusahaan BUMN yakni PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT PAL Indonesia, PT Dahana, dan PT Len Industri sebagai holding company (induk perusahaan) akan digabung dalam Defend ID oleh Kementerian BUMN. Sebagai langkah untuk masuk ke global supply chain technology partner, Len Industri dan BUMN industri pertahanan memiliki rencana kemitraan strategis dengan perusahaan global di tiga matra yakni darat, laut, dan udara. 

Hal ini bertujuan meningkatkan penguasaan kompetensi kunci dan memandirikan industri pertahanan dalam negeri.

"Dengan begitu, akan terjadi peningkatan keberlanjutan dan skala bisnis, adanya recurring income dari bisnis maintenance, repair, dan overhaul hingga pengurangan ketergantungan impor produk utama," kata Wahyu 

Defend ID memiliki target ambisius dalam jangka waktu menengah ke depan, yakni menjadi Top 50 perusahaan bidang industri pertahanan di dunia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Akan Bertemu Gianni Infantino jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

5 hari lalu

BP BUMN Ungkap Danantara Selesaikan Setengah Masalah Perusahaan Negara, Ini Transformasinya

5 hari lalu

Target 4 Emas Indonesia Mulai Terancam di Asian Games 2026, Kemenpora Evaluasi Cabor

6 hari lalu

Erick Thohir Beri Pesan Khusus untuk 430 Atlet Indonesia di Asian Games 2026: Fokus dan Berjuang Sampai Akhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal