Imbas PSBB, Pengusaha Mal di Jakarta Merugi Rp12,6 Triliun hingga Oktober

Fadel Prayoga
Penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta membuat dunia usaha mengalami kelesuan. (Foto: Antara)

"Pemerintah juga harus berani mengimbau masyarakat untuk beraktivitas atau lebih khusus lagi untuk berbelanja dengan menerapkan Protokol Kesehatan sehingga dapat berbelanja dengan aman dan sehat," ujarnya.

Dia menyebut, setelah PSBB transisi di wilayah Ibu Kota berjalan sebulan, tak pernah tercatat pengunjung mal mencapai batas maksimal, yakni 50 persen.

"Hal ini terbukti dengan belum pernah tercapainya rata-rata kapasitas maksimal 50 persen," katanya.

Dia meyakini bisa selamat dari krisis ekonomi akibat resesi ini. Salah satu solusi agar geliat aktivitas kembali normal, yaitu pemerintah harus mampu mempersiapkan vaksinasi secara baik.

"Pusat Perbelanjaan optimis dapat melalui masa sulit ini. (Yang terpenting pemerintah) Mempersiapkan vaksinasi sebaik mungkin agar supaya dapat segera dilaksanakan dengan baik dan aman," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
21 hari lalu

Heboh! Pagar Besi 2,5 Meter di Sejumlah Mal Besar, Ini Kata Pengusaha dan Polda Metro Jaya

21 hari lalu

Pengusaha soal Mal Besar Pasang Pagar Besi Tinggi: Pengamanan bila Ada Demo

21 hari lalu

Heboh Mal-Mal Besar Pasang Pagar Besi Tinggi, Pengusaha Ungkap Alasannya

3 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal