IMF Peringatkan Lonjakan Inflasi, The Fed Diminta Perketat Kebijakan

Jeanny Aipassa
Logo International Monetary Fung (IMF). (Foto: Istimewa)

IMF menyatakan ada tren stagflasi di mana ekspektasi pertumbuhan ekonomi melambat. Terkait dengan itu, IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 dari 6 persen menjadi 5,9 persen. 

Dengan inflasi yang mencapai level tertinggi dalam 30 tahun di AS, IMF menilai The Fed harus bergulat dengan kebijakan untuk menentukan kapan harus mulai menarik kembali bantuan luar biasa sejak krisis pandemi Covid-19 dimulai pada awal 2020.

Pejabat Fed telah menyatakan bahwa senjata utama untuk melawan inflasi adalah menaikkan suku bunga. The Fed menggunakan apa yang disebutnya "panduan ke depan" untuk memberikan gambaran yang jelas kepada publik tentang niat di masa depan dan kriteria apa yang akan digunakan untuk mengubah kebijakan. 

CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, termasuk di antara ekonom yang melihat pendinginan inflasi. Dia berharap masalah rantai pasokan yang berkontribusi pada lonjakan harga akan selesai pada tahun 2022.

Informasi lebih lanjut tentang AS saat ini gambaran inflasi datang Rabu dengan rilis indeks harga konsumen untuk bulan September. Ekonom memperkirakan bahwa harga sekeranjang barang konsumsi umum naik 0,3 persen untuk bulan ini, membawa kenaikan tahun ke tahun menjadi 5,3  persen.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Nasional
9 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
10 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Nasional
21 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal