Indonesia Alami Deflasi 0,02 Persen di Agustus 2023, BPS: Ini Biang Keroknya

Michelle Natalia
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,02 persen di Agustus 2023. Hal itu, sejalan dengan kondisi tahun lalu, di mana terjadi deflasi sebesar 0,21 persen pada Agustus 2022.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyebut biang kerok penyumbang deflasi bulanan terbesar pada Agustus 2023 adalah kelompok makanan dan minuman, serta tembakau dengan deflasi sebesar 0,25 persen, dan andil deflasi 0,07 persen.

Menurut dia, komoditas yang menyumbang deflasi bulanan terbesar di antaranya adalah daging ayam ras dengan andil deflasi 0,07 persen, bawang merah dengan andil deflasi 0,05 persen, dan telur ayam ras dengan andil deflasi 0,02 persen. 

Kemudian ada beberapa komoditas lainnya yang turut andil menyumbang deflasi sebesar 0,01 persen, yaitu ikan segar, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, dan kacang panjang.

"Terdapat beberapa komoditas pada kelompok mamin dan tembakau yang memberikan andil inflasi bulanan seperti beras, cabai merah, rokok kretek filter, cabai rawit, dan rokok putih," ungkap Pudji.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Makro
1 hari lalu

Inflasi Maret 2026 Sebesar 0,41% Didorong Harga BBM hingga Daging Sapi

Makro
1 hari lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

Makro
1 hari lalu

Neraca Dagang RI Surplus 70 Bulan Beruntun, Tembus 2,23 Miliar Dolar AS di Februari 2026

Nasional
23 hari lalu

Duh! Harga Telur Ayam Ras Naik di 210 Daerah Jelang Lebaran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal