Inflasi Eropa Naik Tipis Jadi 7 Persen, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Inflasi di kawasan Eropa meningkat tipis pada April 2023 menjadi 7,0 persen dari sebelumnya 6,9 persen, menurut Eurostat. (Foto: Reuters)

FRANKFURT, iNews.id - Inflasi di kawasan Eropa meningkat tipis pada April 2023 menjadi 7,0 persen dari sebelumnya 6,9 persen, menurut Eurostat. Kenaikan inflasi ini disebabkan meningkatnya biaya jasa dan energi yang mengimbangi perlambatan pertumbuhan harga makanan.

Mengutip Reuters, Bank Sentral Eropa (ECB) dalam beberapa bulan terakhir berfokus pada pertumbuhan harga yang sedikit melambat. Selain itu, komponen jasa penting terus berakselerasi, ditandai meningkatnya tekanan upah yang dapat membuat inflasi tertahan di atas target ECB sebesar 2 persen ECB.

Adapun, inflasi inti Eropa melambat menjadi 7,3 persen dari 7,5 persen, tidak termasuk harga makanan dan bahan bakar yang melonjak. 

Inflasi telah berada di atas target ECB sebesar 2 persen selama hampir dua tahun dan ECB telah menaikkan suku bunga gabungan sebesar 375 basis poin sejak Juli lalu untuk menahan pertumbuhan harga yang tidak terkendali.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
10 jam lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
1 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
5 hari lalu

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Beras untuk Jaga Inflasi Jelang Lebaran

Nasional
9 hari lalu

Bapanas Siapkan Strategi Jaga Stok dan Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal