Inflasi Inggris di Bawah Ekspektasi, Turun Jadi 9,9 Persen, Apa Penyebabnya?

Dinar Fitra Maghiszha
Inflasi Inggris di bawah ekspektasi, turun jadi 9,9 persen, apa penyebabnya?. Foto: Reuters

Pekan lalu, Perdana Menteri Inggris yang baru Liz Truss mengumumkan paket fiskal darurat yang membatasi tagihan energi rumah tangga tahunan sebesar 2.881,90 dolar AS untuk dua tahun ke depan, dengan jaminan yang setara untuk bisnis selama enam bulan ke depan dan dukungan lebih lanjut untuk kelompok rentan. 

Analis memperkirakan langkah-langkah tersebut akan menghabiskan dana publik sekitar 130 miliar poundsterling, yang secara tajam mengurangi prospek inflasi dalam jangka pendek, tetapi meningkatkannya dalam jangka menengah.

Sementara itu, Bank of England (BoE) akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbaru pada Kamis waktu setempat setelah ditunda karena kematian Ratu Elizabeth II. Diperkirakan BoE akan menaikkan suku bunga 75 basis poin untuk menurunkan inflasi.

Pada pertemuan terakhirnya, BoE memproyeksikan inflasi akan mencapai puncaknya pada 13,3 persen sebelum akhir tahun. Karena itu, pembuat kebijakan akan menilai kembali pandangan mereka sehubungan dengan pengumuman batas energi baru Truss.

"Dengan harapan, batas tagihan energi dapat berarti inflasi sekarang mendekati puncaknya, meskipun penurunan bulan lalu kemungkinan bisa menjadi kebetulan dan kita mungkin melihat inflasi naik lebih lanjut di bulan-bulan mendatang," ujar Head of Fixed Interest Research di Quilter Cheviot, Richard Carter.

"Sementara rencana energi dapat membantu, itu datang dengan biaya tingkat pinjaman dan pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi yang dapat mendorong Bank of England untuk menaikkan suku bunga lebih jauh dari yang diperkirakan sebelumnya," imbuh dia. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
11 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

11 hari lalu

Inflasi Tahunan Juli 2026 Capai 2,88 Persen, BPS Ungkap Pemicunya

17 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Soroti Efek Domino ke Ekonomi RI

21 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal